1. Pengertian sholat rawatib
  2.         Shalat Rowatib adalah shalat sunah yang dilakukan sekitar waktu pelaksanaan shalat fardu lima waktu. Ada dua jenis Shalat Sunat Rawatib, yaitu yang dilakukan sebelum shalat fardu (rawatib qobliyah) dan yang dilakukan setelah shalat fardu (rawatib bakdiyah).

  3. Hukum sholat rawatib
  4.  Sholat Rawatib dapat dibagi menjadi dua dari segi hukumnya :

    1. Sholat Rawatib Muakkad
    2.         Sholat Rawatib Muakkad adalah sholat sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, karena Nabi Muhammad Saw selalu menjalankannya. Sholat Sunat Rawatib Muakkad terdiri dari :

      • Dua rakaat sebelum sholat Subuh.
      • Dua rakaat sebelum sholat Zuhur.
      • Dua rakaat sesudah Shola Zuhur.
      • Dua rakaat sesudah sholat Magrib.
      • Dua rakaat sesudah sholat Isya.
    3. Sholat Rawatib ghoiru Muakkad
    4.         Sholat Rawatib ghoiru Muakkad adalah jenis sholat sunah yang tidak sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, sebab Nabi Muhammad Saw tidak selalu melaksanakannya. Sholat sunat Rawatib ghairu Muakkad terdiri dari :

      • Dua rakaat sebelum Sholat Zuhur.
      • Dua rakaat sesudah Sholat Zuhur.
      • Empat rakaat sebelum Sholat Ashar.
      • Dua rakaat sebelum Sholat Magrib.
      • Dua rakaat sebelum Sholat Isya.
  5. Dalil Sholat Rawatib
  6. Ummu Habibah berkata bahwa ia mendengar Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ صَلَّى اثْنَتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِىَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ

    Artinya : “Barangsiapa yang mengerjakan shalat 12 raka’at (sunnah rawatib) sehari semalam, akan dibangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Muslim no. 728)

    Dalam riwayat At Tirmidzi sama dari Ummu Habibah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ صَلَّى فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الْفَجْرِ

    Artinya : “Barangsiapa sehari semalam mengerjakan shalat 12 raka’at (sunnah rawatib), akan dibangunkan baginya rumah di surga, yaitu: 4 raka’at sebelum Zhuhur, 2 raka’at setelah Zhuhur, 2 raka’at setelah Maghrib, 2 raka’at setelah ‘Isya dan 2 raka’at sebelum Shubuh.” (HR. Tirmidzi no. 415 dan An Nasai no. 1794, kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih).

    Aisyah berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

    Artinya : “Dua rakaat sunnah fajar (subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725)

    Aisyah berkata,

    لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِأخرجه الشيخان

    Artinya : “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan satu pun shalat sunnah yang kontinuitasnya (kesinambungannya) melebihi dua rakaat (shalat rawatib) Shubuh.” (HR. Bukhari no. 1169 dan Muslim no. 724)

  7. Keutamaan Sholat Rawatib
  8. Sholat Rawatib juga memiliki keutamaan bagi yang menjalankannya. berikut ini keutamaan sholat rawatib:

    1. Berpengaruh Terhadap Nasib Seorang Muslim
    2. Penyempurna Shalat Fardhu
    3. Menyempurnakan Amalan yang Kurang
    4. Amal yang Pertama Kali Dihisab
    5. Dibangunkan Rumah di Surga Oleh Allah SWT
    6. Diharamkan dari Siksa Neraka
    7. Mendapatkan Rahmat Allah SWT
    8. Menandingi Kebaikan Dunia dan Isinya
  9. Cara Melaksanakan Sholat Rawatib
    1.         Cara melaksanakan Sholat Rawatib baik sebelum maupun sesudahnya (qobliyah dan ba'diyah) dilakukan dengan dua rakaat, yang mirip dengan sholat fardu dalam gerakan dan bacaannya. Perbedaannya hanya terletak pada niatnya. Namun, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan saat menjalankan sholat sunah rawatib.

    2. Tidak didahului azan dan iqomah.
    3. Dilaksanakan secara munfarid (sendirian).
    4. Bacaannya tidak dinyaringkan.
    5. Jika lebih dari dua rakaat, maka setiap dua rakaan satu dalam.
    6. Sebaiknya tempat mengerjakan sholat rawatib pindah sedikit dari tempat mengerjakan sholat fardu.
    7. Diutamakan pada rakaat pertama membaca Surat Al Kafirun, dan pada rakaat kedua membaca Surat Al Ikhlas.
    8. Diawali dengan niat menurut macam sholatnya.

Post a Comment